Niat ingsun nulis nguri-nguri ilmu barokah songko Sarang-UPZIS LAZISNU MWC BANYUWANGI

Niat ingsun nulis nguri-nguri ilmu barokah songko Sarang

by Admin - 2020-07-07 17:55:30 256 Views
Niat ingsun nulis nguri-nguri ilmu barokah songko Sarang

Surat Al-Syams (الشمس) adalah surat ke sembilan puluh satu di dalam Al-Qur'an. Surat ini terdiri atas 15 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al-Qadr. Dinamai Al-Syams (matahari) diambil dari kata Al-Syams yang terdapat pada ayat pertama pada surat ini.

Dalam surat itu, ALLOH bersumpah dengan sebelas macam hal. Yaitu:

1. Matahari.
(والشمس).

2. Dluha, atau pancaran sinar matahari.
(وضحاها).

3. Bulan yang mengiringi matahari.
(والقمر إذا تلاها).

4. Siang yang menampakkan matahari.
(والنهار إذا جلاها).

5. Malam yang menutupi matahari.
 (والليل إذا يغشاها).

6. Langit.
(والسماء).

7. Bangunan langit atau pencipta langit.
(وما بناها).

Tafsir kedua yaitu pencipta langit adalah perkataan imam Mujahid.

8. Bumi.
(والأرض).

9. Hamparan bumi.

(وما طحاها).
10. Jiwa.
(ونفس).

11. Kesempurnaan jiwa.
(وما سواها).

Jiwa adalah hal yang sangat penting pada diri manusia. Tanpanya manusia hanyalah sebuah wadak yang mudah rusak dan tidak berguna.

Dari adanya jiwa yang ada di dalam raga, manusia bisa mengetahui bahwa perangkat seperti hp dan komputer tidak akan berjalan dengan hanya mengandalkan perangkat keras (hardware/tubuh). Ia juga butuh suatu perangkat lunak yang disebut software atau jiwa.

Nafsu atau jiwa itu ada yang diarahkan menjadi baik dan ada juga yang sebaliknya, diarahkan ke jalan yang sesat.

فألهمها فجورها وتقواها

Dan setelah bersumpah dengan 11 perkara tersebut, ALLOH menyebut isi sumpah yang tidak lain adalah keberuntungan jiwa yang bersih dan kerugian jiwa yang kotor.

قد أفلح من زكاها وقد خاب من دساها.

ALLOH kemudian mencontoh kedua golongan tersebut. Golongan pertama dicontoh ALLOH dengan Nabi Sholeh, salah satu nabi yang diutus untuk bangsa Arab. Sedangkan golongan kedua dicontohkan dengan kaum Tsamud yang telah diseru oleh Nabi Sholeh.

Kamu Tsamud dikenal ahli dalam bidang pertukangan, ukir dan pahat memahat. Mereka membangun bangunan yang indah pada bebatuan besar di perbukitan.

وثمود الذين جابوا الصخر بالواد (سورة الفجر: ٩).

Walaupun kaum Tsamud sudah dihancurkan oleh ALLOH, akan tetapi bangunan mereka masih ada. Bangunan itu terletak di dekat Kota Ula, sekitar 350 kilometer sebelah utara Madinah. Kota Nabi Sholeh terletak di antara Madinah dan Tabuk, Arab Saudi.

Mbah Maimoen Zubair seringkali menyebutkan bahwa salah satu dari amal baik orang-orang Wahabi Arab Saudi adalah tidak membuka situs peninggalan kaum Tsamud sebagai tempat wisata. Hal itu karena situs tersebut adalah tempat yang dulunya pernah diturunkannya azab, yang seharusnya dijauhi. Bila situs itu dibuka, niscaya banyak orang yang akan datang ke sana dan tentu menghasilkan devisa yang besar. Tetapi hal ini tidak dilakukan oleh pemerintah Saudi.

Teringat dengan penjelasan beliau bahwa secara hakikat, perkara baik maupun buruk semuanya adalah dari ALLOH. 

قل كل من عند الله.

Akan tetapi secara syari'at kita harus mempunyai adab dengan menisbatkan kebaikan datangnya dari ALLOH.

ما أصابك من حسنة فمن الله.
وما بكم من نعمة فمن الله.

Sedangkan keburukan yang datang tidak lain karena ada kesalahan dari diri makhluk.

وما أصابك من سيئة فمن نفسك.
وما أصابكم من مصيبة فبما كسبت أيديكم ويعفو عن كثير.

 

Ust. M. Lukman Hakim


Share: